Mojokerto, 15–18 Oktober 2025 — Jaringan Masyarakat Tani Indonesia (JAMTANI) turut berpartisipasi dalam kegiatan Training of Trainer (ToT) Internal Control System Plus (ICS+) yang diselenggarakan oleh Aliansi Organis Indonesia (AOI) di Mojokerto, Jawa Timur. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas fasilitator dan pendamping dalam penerapan sistem penjaminan mutu organik berbasis kelompok yang terintegrasi dengan strategi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim.
Pelatihan ICS+ menekankan penguatan pemahaman peserta terhadap prinsip dan mekanisme Internal Control System (ICS), mulai dari tata kelola produksi organik, sistem pencatatan, inspeksi internal, hingga pengelolaan data sertifikasi kelompok. Selain itu, peserta juga dibekali kemampuan mengintegrasikan praktik ramah iklim, seperti penggunaan input organik, diversifikasi tanaman, pengelolaan air, serta pengendalian hama terpadu berbasis ekologi.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, peserta melakukan kunjungan lapangan ke Kampung Organik Brenjonk di Trawas, Mojokerto, yang menjadi contoh keberhasilan penerapan ICS berbasis komunitas. Dalam kunjungan ini, peserta mempelajari secara langsung praktik budidaya organik, pengelolaan arsip ICS, hingga proses sortasi dan pengemasan produk sebelum dipasarkan.
Melalui keikutsertaan dalam ToT ICS+ ini, JAMTANI menegaskan komitmennya untuk mendorong penerapan sistem pertanian organik yang berkelanjutan dan tangguh iklim di tingkat kelompok tani. Ke depan, hasil pelatihan ini akan ditindaklanjuti melalui penguatan kapasitas petani, pembentukan tim ICS+ di wilayah dampingan, serta pengintegrasian praktik adaptasi dan mitigasi perubahan iklim guna meningkatkan ketahanan petani kecil dan keberlanjutan sistem pangan.